BAB 8 : TEORI KESEIMBANGAN PASAR EFISIENSI

  • EFISIENSI PASAR

Efisiensi pasar adalah ukuran dari presentase perbandingan antara biaya pemasaran dengan nilai produk yang dipasarkan.setiap Lembaga pemasaran menghendaki adanya efisiensi pemasaran yang dilakukannya,sehingga biaya pemasaran dapat ditekan dan keuntungan yang diperoleh pedagang dapat lebih tinggi. 

- FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEIMBANGAN PASAR:
* Permintaan konsumen

* Pasokan produsen 

* Ketersediaan sumber daya

Kerugian ekonomi didalam pasar:

* Kehilangan produksi dapat terjadi ketika pasar gagal mencapai keseimbangan optimal antara 

   penawaran dan permintaan 

* Informasi yang tidak memadai dapat menyebabkan pemborosan sumber daya dan kesalahan

   lokasi. 

* Kerugian ekonomi juga bisa terjadi ketika aspek aspek tertentu seperti barang public,tidak dapat

   dipasarkan secara efektif 

  

  • PERANAN PEMERINTAH DALAM MENGOREKSI PASAR:

* REGULASI Pemerintah mengeluarkan peraturan dan undang undang yang mengatur perilaku

  perusahaan dan individu dalam pasar.

* MONOPOLI DAN PERSAINGAN Pemerintah berupaya untuk mencegah atau mengatasi

  monopoli dan praktik persaingan tidk sehat yang dapat merugikan konsumen.

* PAJAK Pemerintah menggunakan system perpajakan untuk mengumpulkan dana yang diperlukan

  untuk menyediakan layanan public dan memeratakan  distribusi pendapatan.  

  • KEUNTUNGAN DI PASAR YANG DAPAT DIPEROLEH OLEH BEBERAPA PIHAK:

* PRODUSEN Produsen dapat memperoleh keuntungan dari penjualan produk atau layanan mereka.

* KONSUMEN Konsumen dapat memperoleh manfaat dari pasar dengan memiliki akses ke beragam produk dan layanan.

* PEMERINTAH Pemerintah dapat memperoleh keuntungan dalam bentuk pendapatan pajak dari aktivitas ekonomi yang terjadi di pasar



 

 







Kurva permintaan miring ke bawah adalah kurva yang menunjukkan adanya jumlah yang diminta konsumen berkurang terkait adanya kenaikan harga dan sebaliknya.

Rumus Fungsi Permintaan

Rumus fungsi permintaan dapat dituliskan sebagai berikut:

P = a – bQ atau Q = a – bP


 

Keterangan:
Q = Jumlah barang yang diminta konsumen
P = Harga barang tiap unit
a = Angka konstanta
b = Koefisien kecenderungan (negatif karena fungsi permintaan sifatnya berbanding terbalik)























RUMUS SURPLUS:(1/2)  x Qe x ΔP

Qe = Kuantitas permintaan pada titik ekuilibrium, di mana permintaan dan penawaran adalah sama
ΔP = Pmax – Pe
Pmax = Harga yang bersedia dibayarkan konsumen
Pe = Harga pada ekuilibrium, di mana permintaan dan penawaran sama







;










RUMUS SURPLUS KONSUMEN:(1/2)  x Qe x ΔP

RUMUS SURPLUS PRODUSEN = (1/2) x Qe x (Pe-Pmin)












Qd = menunjukkan kuantitas permintaan

Qs = merupakan kuantitas penawaran.a

Ps = merupakan harga penawaran

Pd = merupakan harga permintaan






Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 7 : UTILITAS DAN KEPUASAN KONSUMEN