BAB 13 : KEBIJAKAN FISKAL
- Pengertian Kebijakan Fiskal
Kebijakan fiskal merupakan kebijakan ekonomi yang berkaitan dengan penerimaan pemerintah.Bentuk penerimaan ini adalah pajak bersih yang diperoleh dari sektor rumah tangga. Instrumen penting lain dari kebijakan fiskal,selain tingkat pemerintahan,adalah tingkat pajak.Ketika pemerintah memotong pajak pendapatan pribadi pajak,hal ini akan meningkatkan pendapatan rumah tangga. Dimana rumah tangga akan menabung sebagian dari pendapatan tambahan ini, mereka juga akan membelanjakan sebagian barang.Karena hal itu meningkatkan belanja konsumen,pemotongan pajak menggeser kurva permintaan agrerat ke kanan.Demikian pula,kenaikan pajak akan menekan belanja konsumen dan menggeser kurva permintaan agregat ke kiri.
- Jenis – Jenis Pajak
1) Pajak atas penjualan
2) Pajak penghasilan
- KURVA PAJAK ATAS PENJUALAN
Pada kurva tersbut terdapat 2 kasus harga. Ada yang menggunakan pajak (0,50) dan ada juga yang tidak menggukan pajak. Penyelesaian kasus sebagai berikut:
- S1(tidak terdapat pajak): harga eskrim $3.00 per 1 kerucut eskrim. Terdapat permintaaan 100 buah kerucut es krim. Maka pembeli menbayar $3,00 per 1 kerucut eskrim. Jadi harga yang penjual diterima sebesar $3,00.
- S2 (terdapat pajak): harga eskrim $3.00 per 1 kerucut eskrim jika dengan pajak $0,50 menjadi $3,30. Terdapat permintaaan 90 buah kerucut es krim. Maka pembeli menbayar $3,30 per 1 kerucut eskrim. (pembeli dan penjual berbagi beban pajak) Jadi harga yang penjual diterima sebesar $2,80.
Pajak penjualan ialah gabungan dari pajak pembeli dan penjual yang berbagi beban. Sedangkan yang tidak menggukan pajak maka harga jual barang sama dengan harga yang penjual terima.
- KURVA PAJAK PENGHASILAN
- PENJELASAN KURVA
Pajak penghasilan menempatkan irisan antara upah yang diterima pekerja dan upah yang dibayarkan perusahaan.Membandingkan upah dengan tanpa pajak,dapat dilihat bahwa pekerja dan perusahaan tidak tergantung pada apakah pemerintah memungut pajak pada pekerja,memungut pajak pada perusahaan, atau membagi pajak secara merata di antara kedua kelompok tersebut.
- Pengaruh Kebijakan Fiskal Terhadap Ekonomi
Kebijakan fiskal telah menekankan bagaimana perubahan pemerintah dan perubahan dalam pajak mempengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta.Sebagian ekonom percaya bahwa dalam jangka pendek dari kebijakan fiskal terutama melalui permintaan agregat.Kebijakan fiskal juga berpotensi mempengaruhi jumlah barang dan jasa yang telah disediakan. Sebagai contoh,pertimbangan dampak dari perubahan pajak terhadap penawaran agregat.Dimana ketika pembuat kebijakan pemerintah memotong tarif pajak,pekerja dapat menyimpan lebih banyak setiap dolar yang dihasilkan,sehingga mereka memiliki intensif yang lebih besar untuk bekerja dan memproduksi barang dan jasa. Jika merespons intensif, jumlah barang dan jasa yang dipasok akan lebih besar pada setiap tingkat harga, dan kurva penawaran agregrat akan bergeser ke kanan.Pemotongan besar – besaran pada tarif pajak perusahaan besar bertujuan untuk mendorong akumulasi modal dan pertumbuhan jangka panjang.


Komentar
Posting Komentar